Buscar

Páginas

~Allah Menyayangi hambaNya dengan ujian~


Musibah dan ujian adalah untuk menguji para hamba-Nya. Setiap hambanya akan diuji. Apalagi bagi mereka yang telah mengaku sebagai orang yang beriman, maka pengakuan itu perlu pembuktian. Hanya melalui ujian yang datang silih berganti, seseorang dapat membuktikan keimanannya kepada Allah SWT. Dan Allah telah menegaskan dalam firman-Nya:"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan, `Kami telah beriman,' sedangkan mereka tidak diuji lagi?” ( Al-Ankabuut: 2)

Dengan adanya ujian yang diberikan oleh Allah, insyaAllah akan dapat meningkatkan keimanan kita kepadaNya.Semakin berat musibah yang kita berjaya atasi, bererti kesempatan untuk meningkatkan keimanan kita semakin besar. Yakinlah bahwa Allah mencintai kita. Rasulullah sawbersabda :“Tiada henti-hentinya cubaan akan menimpa orang mukmin dan mukminat, baik mengenai dirinya, anaknya, atau hartanya sehingga ia kelak menghadap Allah SWT dalam keadan telah bersih dari dosa (HR Tirmidzi)..

Dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan, jika Allah rindu kepada hambayang dicintai-Nya, maka Dia akan memerintahkan kepada malaikat untukmengirimkan sebuah paket hadiah berupa ujian. Dalam sebuah hadits Qudsi,Allah SWT berfirman :“Pergilah kepada hamba-Ku, lalu timpakanlah berbagai ujian kepadanya, kerana Aku ingin mendengarkan rintihannya.” (HR Thabranidari Abu Umamah).



... Bila kita melihat ujian itu sebagai jalan untuk mendapat keampunan ALLAH, maka hati akan menjadi tenang dan akan lahirlah pengertian segala kesusahan itu sebagai bunga cinta dari ALLAH ... Subhanallah! indahnya cinta-Mu..

0 comments:

"Jika aku TIDAK menulis dengan jari, maka aku akan menulis dengan HATI,..aku tidak pandai berbahasa sastera maka aku BERUSAHA berbahasa TAKWA..menulis bukan untuk mengkayakan BAHASA tapi menulis untuk melakar IMAN didalam jiwa... >>Biarlah sekalipun kita tidak TIDAK HEBAT menulis,..yang penting setiap ILMU yang disampaikan terus ditulis, menulislah sesuatu yang PERLU,..jangan menulis mengikut mahu, apabila kita sentiasa MANFAATKAN sesuatu yang ada disisi, secangkir pena sekalipun banyak memberi ERTI kepada yang memerlukan".








Selasa, 11 September 2012

~Allah Menyayangi hambaNya dengan ujian~


Musibah dan ujian adalah untuk menguji para hamba-Nya. Setiap hambanya akan diuji. Apalagi bagi mereka yang telah mengaku sebagai orang yang beriman, maka pengakuan itu perlu pembuktian. Hanya melalui ujian yang datang silih berganti, seseorang dapat membuktikan keimanannya kepada Allah SWT. Dan Allah telah menegaskan dalam firman-Nya:"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan, `Kami telah beriman,' sedangkan mereka tidak diuji lagi?” ( Al-Ankabuut: 2)

Dengan adanya ujian yang diberikan oleh Allah, insyaAllah akan dapat meningkatkan keimanan kita kepadaNya.Semakin berat musibah yang kita berjaya atasi, bererti kesempatan untuk meningkatkan keimanan kita semakin besar. Yakinlah bahwa Allah mencintai kita. Rasulullah sawbersabda :“Tiada henti-hentinya cubaan akan menimpa orang mukmin dan mukminat, baik mengenai dirinya, anaknya, atau hartanya sehingga ia kelak menghadap Allah SWT dalam keadan telah bersih dari dosa (HR Tirmidzi)..

Dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan, jika Allah rindu kepada hambayang dicintai-Nya, maka Dia akan memerintahkan kepada malaikat untukmengirimkan sebuah paket hadiah berupa ujian. Dalam sebuah hadits Qudsi,Allah SWT berfirman :“Pergilah kepada hamba-Ku, lalu timpakanlah berbagai ujian kepadanya, kerana Aku ingin mendengarkan rintihannya.” (HR Thabranidari Abu Umamah).



... Bila kita melihat ujian itu sebagai jalan untuk mendapat keampunan ALLAH, maka hati akan menjadi tenang dan akan lahirlah pengertian segala kesusahan itu sebagai bunga cinta dari ALLAH ... Subhanallah! indahnya cinta-Mu..

0 ulasan: